Mulai Merasa Cepat Lelah? Mungkin Kamu Melewatkan satu Kebiasaan Rasulullahﷺ ini!

Banyak orang ingin sehat tapi mau tetep pengen enak-enak, makan enak berlebih, baring males-malesan, tidur seharian..
Nyaman yaaa, iya nyaman, tapi dibalik semua itu ada ujian yang mengancam, ujian itu adalah kelemahan hidup dan penyakit..
Gak ada orang yang aman dari dua hal itu biarpun orang kaya, pejabat bahkan nabi sekalipun kecuali yang dikehendaki Allah..
Cepat lelah misalnya, ini adalah penyakit umum masyarakat modern, gerak dikit capek, angkat jemuran capek, mungkin bahkan kalo ngangkat remot tv juga capek kali ya..
Kenapa sih orang-orang udah pada ninggalin kebiasaan terbaik tempo doloe?
Kebiasaan itu adalah "Jalan kaki", jalan kaki sebenarnya menyenangkan tapi zaman sekarang orang udah diperbudak medsos, jadinya otak maksa tubuh buat "mager" agar terus-terusan mengkonsumsi dopamin digital 😮💨
Eh, tahu-tahu Jepang yang notabene mayoritasnya gak percaya nabi Muhammadﷺ, ngeduluin kita mencontohi kebiasaan nabiﷺ, yakni "Jalan kaki"..
"Jika berjalan seakan-akan sedang berjalan dijalan yang menurun" (HR Tirmidzi no. 3637) ~ sifat jalan nabi.
Orang menyebutnya "japanese high intensity interval walking", kita singkat aja jadi "Japanese Walking" biar enak nyebutnya..
Japanese walking itu apa sih?
Japanese Walking adalah teknik berjalan kaki dengan pola tertentu, biasanya menggabungkan jalan santai dan jalan cepat secara bergantian.
Konsepnya sederhana: tubuh tidak dibiarkan berjalan dengan ritme yang sama terus-menerus, tetapi diberi variasi intensitas. Ada fase jalan lebih cepat, lalu fase jalan lebih ringan untuk pemulihan.
Gini caranya.
Jalan cepat 3 menit, jalan santai 3 menit, jalan cepat 3 menit.
Ulangi siklus ini selama 30 menit.
Lakukan siklus ini 4 kali dalam seminggu.
Dengan cara ini, tubuh tetap aktif tanpa harus melakukan olahraga berat seperti lari, angkat beban, atau latihan intensitas tinggi yang mungkin terasa berat bagi sebagian orang.
Bagi usia 30 tahun ke atas, metode ini menarik karena di usia tersebut biasanya tubuh mulai lebih mudah terasa lelah, metabolisme mulai berubah, dan aktivitas harian sering membuat orang kurang bergerak.
Sementara bagi lansia, Japanese Walking bisa menjadi pilihan karena tetap berbasis jalan kaki, sehingga lebih ramah untuk tubuh jika dilakukan dengan benar.
Maka ini kenapa orang yang pekerjaanya dilapangan lebih sehat dan berumur panjang, itu karena mereka tanpa sadar selalu menerapkan teknik ini, teknik yang menjadi kebiasaan Rasulullah dan menjadi role model metode sehat orang Jepang.
Apakah patokannya harus musti seperti Japanese Walking?
Gak mesti, bebas kok.. yang penting tubuh sudah merasa panas dan bersemangat, maka proses pembakaran lemak dan peningkatan kebugaran tubuh akan berjalan..
itu cuma sekelumit manfaat dari Japanese walking, masih banyak manfaat lainnya yang gak bisa disebutin dan dijelasin satu-satu.
Pesan terakhir, jangan pernah mengasihani orang yang bekerja dilapangan apalagi yang menggunakan kakinya sebagai moda transportasi..

Boleh jadi kita lah yang lebih kasihan, terpenjara oleh tubuh yang mulai lemah, serta ancaman penyakit yang entah kapan datangnya..
Mudah-mudahan kita dijaga oleh Allah dari hal itu..
Wassalam..
Tulis pendapat kamu di kolom komentar..
Gabung dalam percakapan